Saturday, April 14, 2012

MIMPI, MUSNAH, dan HARAPAN

Haloo, kemaren gue liat postingannya kak Uzay yang blognya kecee banget ituu hehehe. Gue suka blognya karena isinya cerpen gitu, gue suka baca cerpennya, sederhana tapi berarti :) Dan kemaren dia sempet posting tentang Senam Jari & Otak. Jadi itu untuk mengasah kemampuan kita dalam merangkai kata-kata. Contohnya dari 3 kata : MIMPI, MUSNAH, dan HARAPAN. Gue tertarik dan iseng iseng comment disitu, eh ternyata dilanjutin sama kak Uzay hihihi. Dan disini gue mau ngelanjutin cerita itu. Cekidooot yaa mulai dari comment gue dan commentnya kak Uzay.

Gadis itu terbangun dari mimpinya dengan nafas tersengal-sengal. Membayangkan mimpi buruknya barusan dapat memusnahkan cita-citanya untuk menjadi pelukis. Dia bermimpi menjadi seorang gadis cacat. Beberapa detik kemudian, dia tertegun. Dia memanglah gadis cacat. Jari tangannya tidak bisa digerakkan dengan bebas seperti teman-temannya yang lain. Tiba-tiba pintu kamarnya diketuk seseorang. Pria itu. Dia masuk dengan langkah tenang sambil tersenyum. Sebuah senyum yang dapat menumbuhkan harapannya kembali.
Pria itu tak hanya membawa harapan baru, tapi mampu menyadarkan sang gadis cacat itu, bahwa biarpun ia memiliki kekurangan, ia masih berhak untuk bermimpi dan tidak ada satu hal pun yang boleh memusnahkan impian besar itu.
Gadis itu tau, walaupun ia cacat, ia masih memiliki pria ini. Pria dengan sejuta mimpinya, yang selalu menjadi inspirator dan supporternya. Sebuah harapan baru pun tumbuh kembali dalam benak gadis itu. Ia sadar, hanya maut yang dapat memusnahkan impiannya.
Dan mulai saat itu, sang gadis bertekad keras bahwa mimpinya harus jadi kenyataan. Laki-laki itu berhasil memberikan harapan baru yang tadinya musnah, kini berarti..
Akhirnya gadis itu mengerti kenapa ia terlahir cacat. Karena Tuhan menyayanginya dan ingin menambah kesempurnaan yang telah Ia ciptakan di dunia ini. Kesempurnaan antara keikhlasan untuk menerima kenyataan dan kesempurnaan harapan akan mimpi yang tidak akan pernah musnah.
Apalagi ditambah kehadiran pria itu. Pria yang seakan membawa matahari masuk kedalam hatinya yang kelam. Pria yang selalu menjadi setitik cahaya terang dalam keputus-asaannya. Pria yang telah dikirim oleh Tuhan untuk selalu menjaga dan menjadi malaikatnya. Malaikat yang selalu ada untuknya, sampai suatu ketika gadis itu harus pergi dari dunia ini.
Tetapi, pria itu terus menyayangi gadis itu. Dan tetap menjaga mimpinya dalam kehampaan. Bagi pria itu, gadis itu adalah segalanya. Gadis itu mengajarkan betapa berharganya hidup yang telah Tuhan berikan, tentang arti cinta sejati yang selalu ingin memberi tanpa mengharapkan balasan, dan tentang betapa besar harapan akan sebuah mimpi untuk terwujud.
Walaupun dengan segala kekurangan yang dimiliki gadis itu, ia telah mampu menunjukkan kepada pria itu, kepada orang lain, dan kepada Tuhan, bahwa dia bisa. Dia bisa mewujudkan cita-cita terbesarnya, menjadi seorang pelukis. Setelah dia pergi, pria itu menemukan segudang koleksi lukisan gadis itu. Pria itu tidak bisa membayangkan bagaimana gadis itu bisa melukis tanpa tangannya. Tetapi semua keheranannya itu terjawab dengan melihat sebuah cap kaki di pojok kanan bawah, di setiap lukisan gadis itu. Dengan kedua kakinya, dia menorehkan warna-warni itu di sebuah kanfas. Ya, ternyata sebuah mimpi dapat memberikan kekuatan untuk melampaui batas-batasan yang tidak mungkin. Tetapi gadis itu telah membuktikannya, bahwa itu semua mungkin.
Dan kini, semua lukisan gadis itu dipajang disebuah museum seni terkenal. Bahkan museum itu menyediakan sebuah ruangan khusus untuk memajang semua lukisan karya gadis itu. Dan pria itu tau, pasti sekarang gadis itu sedang tersenyum disana. Senyum paling bahagia yang tidak pernah dilihat pria itu maupun orang lain. Tetapi Tuhan bisa melihatnya, karena Tuhan jugalah yang membuat semua ketidak-mungkinan itu menjadi sebuah keajaiban.
Terus bermimpilah, selagi mimpi tidak perlu dibayar.

9 comments:

  1. hahaha bacaa ga coment ga gaulnya gengges deh..
    berati gw gaul dong ya coment dsini. oke...

    hemmm keterbatasan seseorang bisa jadi kelebihan buat orang lain, nah buktinya si gadis cacat itu bisa lukis sama kakinya. belum tentu orang yg punya lengkap kedua tanggan dan kaki bisa ngelukis even itu cuma cerpen, tapi banyak juga kok kenyataannya :)

    ijin pasang blognya di blog gw ya,biar klo blogwalking gampang :) visit back

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha selamat yah, lo gaul! wkwk
      iyaap, bener banget! itu pesen yang terkandung dari cerita diatas. Makanya, jangan pernah bilang menyerah bagaimanapun keadaannya :)
      yoaaa gapapa :D

      Delete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. kesan pertama ketika lihat blog ini, unyu unyu hihihih

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha iya, sama kayak yang punya blog juga unyu :3 *eh

      Delete
  4. Wow jati keren kan kalau udah dilanjutin ceritanya =)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehehe makasih kak uzaaaay :D

      Delete
    2. Sama-sama.. ceritanya masih bisa dikembangin tuh dheya.. coba deh.

      Delete
    3. hehe iya. tapi lagi gak mood. nanti deh kalo lagi mood aku lanjutin :)

      Delete

gak comment, gak gaul! :D